Bismillahirrahmanirrahim | Members area : Register | Sign in

Jam-Q

Archives

Daftar Blog-Q

Flag Counter

Korelasi internet dan PAI

Kamis, 10 Maret 2011

Agama Islam adalah agama yang mewajibkan kepada umatnya untuk senantiasa berpikir luas dan menuntut ilmu dari ayunan ibu sampai ke liang lahat. Masalah kependidikan dari dahulu hingga sekarang selalu menjadi perbincangan yang tak pernah ada selesainya. Karena pendidikan sangat bagi kehidupan manusia. Kemerdekaan bangsa Indinesia pada prinsipnya amanat yang harus ditanggung perwujudannya oleh seluruh rakyat. Dan amanat itu pada garis besarnya termaktub dalam pembukaan undang–undang dasar 1945 diantaranya tersurat dalam kalimat “ Mencerdaskan kehidupan bangsa “.Pendidikan tidak hanya tanggung jawab keluarga tetapi tanggung jawab kita bersama, keluarga, sekolah dam masyarakat. Ketiga komponen tersebut harus bekerja sama secara aktif supaya pendidikan yang sedang dilaksanakan dapat berhasil semaksimal mungkin.

APLIKASI METODE QUANTUM LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA AL-QUR'AN

Mata pelajaran al-Qur'an adalah bagian dari mata pelajaran pendidikan agama Islam pada Sekolah Dasar Negeri. Maksud fungsi mata pelajaran al-Qur'an antara lain memberikan motivasi, bimbingan, pemahaman, kemampuan dan penghayatan terhadap isi yang terkandung dalam al-Qur'an dan hadits sehingga dapat diwujudkan dalam perilaku sehari-hari sebagai manifestasi iman dan taqwa kepada Allah SWT.
Adapun tujuan pembelajaran al-Qur'an di SDN bertujuan untuk memberikan kemampuan dasar kepada peserta didik dalam membaca, menulis, membiasakan dan menggunakan al-Qur'an dan hadits serta menanamkan pengertian, pemahaman, penghayatan isi kandungan ayat-ayat al-Qur'an.
Al-Qur'an merupakan kitab suci umat Islam, adalah merupakan rahmat bagi seluruh umat manusia dan alam semesta, bagi yang membacanya merupakan amalan ibadah dan akan mendapatkan pahala.

Profesionalisme Guru dalam meningkatkan Prestasi

Dalam era globalisasi sekarang ini, tuntutan terhadap kualitas dan relevansi pendidikan semakin tinggi. Hal ini karena kebutuhan terhadap kualitas sumber daya manusia (SDM) semakin tinggi pula. Kualitas sumber daya manusia (SDM) ditentukan oleh beberapa hal, antara lain adalah kualitas pendidikan.
Sedangkan kualitas pendidikan banyak dipengaruhi oleh kualitas guru. Oleh karena itu, kualitas guru menjadi salah satu fokus perhatian utama untuk terus-menerus ditingkatkan. Karena pada dasarnya mengajar merupakan suatu pekerjaan profesional yang membutuhkan pendidikan dan pelatihan khusus, sesuai dengan apa yang diamanatkan oleh: Undang-undang nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, Undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, dan Peraturan Pemerintah nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.

Peranan Keluarga dlm pembentukan sikap sosial

Keluarga adalah lembaga yang sangat penting dalam proses pengasuhan anak. Meskipun bukan satu-satunya faktor, keluarga merupakan unsur yang turut menentukan pembentukan kepribadian dan kemampuan anak. Secara teoritis dapat dipastikan bahwa dalam keluarga yang baik, anak akan memiliki dasar-dasar pertumbuhan dan perkembangan yang cukup kuat untuk menjadi manusia dewasa.
Lingkungan keluarga sebagai lembaga pendidikan yang paling awal dikenali anak, harus diciptakan sedemikian rupa sehingga menjadi sebuah lingkungan terkecil yang mendidik. Berbicara soal pendidikan, ada tiga hal pokok yang harus diperhatikan yaitu aspek kognitif, afektif dan psikomotorik. Yang dimaksud dengan aspek kognitif adalah kemampuan menyerap ilmu pengetahuan yang diajarkan. Hal ini berhubungan dengan kemampuan

PENGARUH KELENGKAPAN SARANA BELAJAR

Pendidikan mempunyai peranan yang sangat penting dalam kehidupan manusia karena dengan adanya pendidikan manusia akan mempunyai pandangan hidup yang lebih jelas dan lebih sempurna.
Pendidikan merupakan masalah yang sangat peka di dalam kehidupan manusia, dimana dengan kemajuan jaman ini sangat dibutuhkan generasi siap pakai, trampil dalam berbagai bidang sesuai dengan bakat, minat dan kemampuan dari masing-masing individu atau terciptanya manusia yang berkualitas yang sesuai dengan tujuan pendidikan nasional.Tujuan pendidikan nasional yang tertuang dalam UUD RI No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional disebutkan bahwa :“Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab”.

Kreativitas guru dlm pembelajaran PAI

Proses belajar mengajar adalah suatu bentuk permasalahan yang sangat kompleks, karena di dalamnya melibatkan banyak unsur yang saling berkaitan sehingga keberhasilannya juga ditentukan oleh unsur-unsur tersebut, terutama guru sebagai “poros pengendali” lajunya proses pembelajaran.
Seorang guru, khususnya guru PAI (Pendidikan Agama Islam) dituntut untuk dapat memerankan perannya bukan hanya sekedar melakukan proses transformasi ilmu, tetapi juga harus melaksanakan tugasnya sebagai pendidik, artinya guru juga harus dapat membentuk sikap dan perilaku anak didiknya sebagai cerminan dari sikap dan perilaku sesuai dengan ajaran Islam.
Perkembangan agama pada masa anak terjadi melalui pengalaman hidupnya sejak kecil, dalam keluarga, sekolah dan dalam lingkungan masyarakat. Semakin banyak pengalaman yang bersifat agama, maka sikap, kelakuan dan caranya menghadapi hidup akan sesuai dengan ajaran agama.

CONTEXTUAL TEACHING

Mata pelajaran kimia di SMA diberikan sebagai bagian dari mata pelajaran IPA di SMA dan merupakan mata pelajaran yang tidak terdapat pada tingkat SLTP. Mata pelajaran kimia meliputi bahan kajian tentang sifat, struktur, transformasi, dinamika dan energetika zat yang dipelajari melalui kegiatan yang melibatkan ketrampilan dan penalaran. Pengajaran kimia perlu dikaitkan dengan kehidupan nyata, seperti dalam bidang IPTEK, pertanian, kesehatan, industri dan lingkungan dalam rangka meningkatkan wawasan dan minat mempelajari kimia. adapun tujuan diberikannya mata pelajaran kimia di SMA adalah agar siswa :
1.Menguasai konsep-konsep kimia dan saling keterkaitannya serta peranannya baik dalam kehidupan sehari-hari maupun teknologi.
2. Mampu menerapkan berbagai konsep kimia untuk memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari dan teknologi secara ilmiah.
3. Menguasai konsep-konsep kimia untuk meningkatkan kesadaran kemajuan IPTEK dan kelestarian lingkungan serta kebanggaan nasional.
4. Bersikap ilmiah dan menyadari kebesaran dan kekuasaan Tuhan YME.

Kompetensi Guru dengan Hasil Belajar Siswa

Sebagai implementasi pendidikan yang berasal dari kebudayaan bangsa berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, maka penyelenggaran pendidikan diarahkan pada pembentukan manusia seutuhnya. Pengertian manusia se-utuhnya dapat dipahami sebagaimana tertuang dalam tujuan pendidikan nasional. sedangkan pada Bab XIII tentang Pendidikan dan Kebudayaan pada pasal 31 ayat (3) menyatakan Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional yang meningkatkan keilmuan dan ketakwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa yang diatur dengan Undang-undang.
Dalam UU Republik Indonesia No 20 tahun 2003 tentang system pendidikan nasional pada pasal 3 menyatakan bahwa pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar

STRATEGI MANAJEMEN KURIKULUM DALAM PENINGKATAN EFEKTIVITAS PROSES BELAJAR MENGAJAR

Institusi pendidikan merupakan sebuah lembaga yang bertugas mengantarkan peserta didik untuk menjadi yang berkualitas. Karena itu, semua kegiatan yang dilakukan di dalamnya selalu dimaksudkan untuk cita-cita luhur tersebut. Namun sayang dalam praktiknya lembaga ini sering dihadapkan pada problem-problem manajerial dan administrative sehingga tujuan dan sasaran pendidikan yang sekali tiga yang dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia tidak optimal.Di era ekonomi institusi pendidikan sekarang ini, tugas dan tanggung jawab untuk menjadikan sekolah yang bermutu tak lepas dari bagaimana kompetensi kepala sekolah dalam pemimpin dan mengelola lembaganya. Oleh karena itu, sudah seharusnya kepala sekolah mampu memahami, mendalami, dan menerapkan konsep-konsep ilmu manajemen yang berkembang dewasa ini.Aplikasi manajemen pada lembaga pendidikan ini bukan berarti menjadikannya sebagai lembaga profit sebagaimana yang dilakukan oleh lembaga-lembaga bisnis yang lebih dulu mengaplikasikannya, tetapi semata-mata untuk menciptakan sekolah yang dikelola agar menjadi lebih efektif dan efisien bagi sekolah. (Mulyono, 2008:5).

Sripsi Konsep Pendidikan Akhlak Luqman Hakim

Dalam Islam, adanya hidup yang berkelanjutan dari dunia ke akhirat merupakan suatu siklus kehidupan yang harus dilalui oleh manusia yang beriman. Oleh kerena itu agama dengan dasar wahyu yang diturunkan Tuhan ke dalam masyarakat manusia membawa ajaran-ajaran dan norma-norma yang dibawa agama dipandang bersifat devine (bersiat illahiyah), yaitu buatan Tuhan dan bukan manusia (Taufiq Hidayat, dalam Ruh Islam Dalam Budaya Bangsa 4, 1996 : 127).
Meskipun agama memiliki kelemahan-kelemahan, hanya agamalah yang dapat membawa manusia kepada tata-tertib yang stabil di dunia ini.
مَا تَعْبُدُوْنَ مِنْ دُوْنِهِ اِلاَّ اَسْمَاءً سَمَّيْتُمُوْهاَ اَنْتُمْ وَاَباَؤُكُمْ مَا اَنْزَلَ اللهُ بِهَا مِنْ سُلْطَانٍط اِنِ الحُكْمُ اِلاَّ للهِط اَمَرَ اَلاَّ تَعْبُدُوْا اِلاَّ اِيَّاهُط ذلِكَ الدِّيْنُ الْقَيِّمُ وَلكِنَّ اَكْثَرَ النَّاسِ لاَ يَعْلَمُوْنَ (يوسف : 40)
“Kamu tidak menyembah yang selain Allah kecuali hanya (menyembah) nama-nama yang kamu dan nenek moyangmu membuat-buatnya. Allah tidak menurunkan suatu keteranganpun tentang nama-nama itu. Keputusan itu hanyalah kepunyaan Allah. Dia telah memerintahkan agar kamu tidak menyembah selain Dia. Itulah agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui” (DEPAG RI 1982/1983: 354).

KELUARGA SAKINAH & MENURUNNYA FREKWENSI PERCERAIAN (Studi Kajian Syari’at Islam)

Dalam pandangan Islam perkawinan mempunyai kedudukan yang teramat penting bagi kehidupan manusia baik perorangan maupun kelompok, sebab hukum perkawinan mengatur tatacara kehidupan berkeluarga yang merupakan inti kehidupan masyarakat sejalan dengan kedudukan manusia sebagai mahluk melebihi makhluk-makhluk lainnya.Oleh karena itu, pada tempatnyalah apabila Islam mengatur masalah perkawinan ini dengan teliti dan terperinci untuk membawa manusia hidup lebih berkehormatan sesuai dengan kedudukannya yang teramat mulia di tengah-tengah mahluk Allah yang lain.Islam begitu peduli tentang pentingnya perkawinan dengan beberapa ketentuan-ketentuan yang telah diisyaratkan dalam kitab suci Al-Qur’an serta lewat hadits-hadits Nabi yang nantinya diharapkan dengan itu akan sangat berguna bagi umatnya dalam mengarungi kehidupan setelah perkawinan (berumah tangga).Namun demikian apabila melihat fenomena yang akhir-akhir ini banyak terjadi di masyarakat, khususnya mayarakat muslim di Indonesia, banyak terjadi kasus perceraian yang makin hari jumlahnya makin banyak yang diakibatkan oleh berbagai permasalahan, dari masalah yang bersifat sepele sampai yang berat sehingga mengakibatkan terjadinya ketidakcocokan, sehingga setelah mencoba membina rumah tangga yang baik akan tetapi pada akhirnya kandas di tengah jalan.



Download Skripsi:"KELUARGA SAKINA"Lengkap

tinjauan hukum Islam atas keberadaan wakaf tunai

Salah satu kekuasaan absolute peradilan agama adalah hukum perwakafan. Akan tetapi, hingga tahun 1977, pengadilan dalam lingkungan peradilan agama (Pengadilan Agama, Pengadilan Tinggi Agama, dan Mahkamah Agung) belum memiliki hukum materiil yang dijadikan pedoman dalam menyelesaikan berbagai perkara/sengketa perwakafan.Sebelum ada undang-undang (qanun), para hakim di Pengadilan Agama dengan berbagai tingkatannya menggunakan pendapat ulama yang dilestarikan dalam kitab-kitab fikih. Akan tetapi, karena fikih merupakan produk ijtihad personal yang bersifat tidak mengikat, pendapat ulama yang terdapat dalam kitab-kitab fikih sering kali tidak sama, yang terjadi adalah perbedaan atau silang pendapat (ikhtilaf).
Fikih yang kaya dengan berbagai pendapat dan argumentasi intelektual berdasarkan ilmu ushul fikih, terkadang membingungkan para penegak hukum dan para pencari keadilan.

konsep Ekonomi Syari’ah dalam pengupahan karyawan perusahaan di Indonesia

Masalah pengupahan adalah masalah yang tidak pernah selesai diperdebatkan oleh pihak manajemen, apapun bentuk organisasinya. Upah seolah-olah kata-kata yang membuat pihak manajemen perusahaan berpikir ulang dari waktu ke waktu untuk menetapkan kebijakan tentang upah. Upah juga yang selalu memicu konflik antara pihak manajemen dengan karyawan seperti banyak terjadi akhir-akhir ini
Hal yang juga tidak kalah pentingnya dari manajemen pengupahan adalah perbedaan tingkat besar upah yang diterima. Banyak terjadi kasus dimana seorang karyawan yang protes kepada pihak manajemen akibat gajinya lebih kecil daripada pegawai baru, padahal pekerjaannya sama. Diantaranya adalah seperti yang terjadi di salah satu perusahaan di Jakarta pada tahun 2003. perusahaan tersebut menerapkan kebijakan bagi pegawai baru, bahwa penentuan gaji pegawai baru didasarkan atas bargaining (tawar menawar) pada saat masuk kerja.

EKSISTENSI KUD SEBAGAI LEMBAGA PEMBERDAYAAN PEREKONOMIAN DI TINGKAT PEDESAAN DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM

Islam adalah agama yang bersifat universal, yang sangat memperhatikan segala aspek kehidupan antara lain masalah-masalah ideologi, politik, ekonomi, sosial dan spiritual. Di dalam kehidupan bermasyarakat Islam sangat mengedepankan nilai-nilai kebersamaan sebagai wujud dari pengalaman ajaran agama. Di dalam kehidupannya manusia itu mempunyai ketergantungan lalu muncullah sebuah usaha kerjasama di dalam mewujudkan keinginan dan kemauannya untuk memenuhi kebutuhan hidup dan mencapai kemajuan dalam hidupnya . Untuk mencapai kemajuan dan tujuan hidup manusia, diperlukan kerjasama dan rasa gotong royong antar sesama. Sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur’an yang berbunyi :
“Dan tolong menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan taqwa dan janganlah kamu tolong menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran” (Al Maidah: 2)

PENGARUH MOTIVASI GURU TERHADAP PRESTASI

Sebagaimana diketahui bahwa manusia adalah makhluk Individu dan makhluk sosial. Dalam kaitannya dengan manusia sebagai makhluk sosial, terkadang suatu maksud bahwa manusia bagaimanapun juga tidak terlepas dari individu yang lain.Siswa atau anak didik adalah satu komponen manusiawi yang menempuh posisi sentral dalam proses dalam belajar mengajar. Interaksi belajar mengajar mengandung suatu arti adanya interaksi dari tenaga pengajar yang melaksanakan tugas mengajar disatu pihak, dengan warga belajar yang sedang melaksanakan kegiatan belajar dipihak lain. Interaksi antara pengajar dan anak didik diharapkan merupakan proses motivasi. Maksudnya, bagaimana dalam proses belajar dari pihak pengajar mampu memberikan dan mengembangkan motivasi kepada siswa agar melakukan kegiatan belajar secara optimal.

konsep kecerdasan emosional menurut Ary Ginanjar Agustian

Kecerdasan adalah sebuah misteri sebagai berpikir cerdas berarti mampu memberikan definisi makna dan keputusan secara cepat, tepat dan akurat. Keputusannya demikian kokoh, sebab didasarkan pada kelengkapan pengetahuan dan dalamnya pengalaman serta runcingnya keyakinan.Konsep kecerdasan manusia jika dilihat di sejarah perkembangan pada mulanya lahir akibat adanya berbagai tes mental yang dilakukan oleh berbagai psikolog untuk menilai manusia ke dalam berbagi tingkat kecerdasan yang diistilahkan atau lebih dikenal dengan kecerdasan intelektual (Intelligence Quotient). Tes IQ adalah cara yang digunakan untuk menyatakan tinggi rendahnya angka yang menjadi petunjuk mengenai kedudukan tingkat kecerdasan seseorang. Jadi, makin tinggi IQ seseorang maka makin tinggi kecerdasannya.
Makna kecerdasan didasarkan pada fungsi masing-masing dari dua bagian otak, yaitu otak kiri dan otak kanan adalah domain efektif. Otak kiri adalah otak intelektual sedangkan otak kanan adalah otak emosional. (Muhammad Muhyidin: 2007.62).



Download Skripsi: "konsep kecerdasan emosional" Lengkap

Akad Nikah Melalui Media Teleconference

Di era globalisasi perkembangan teknologi dalam masalah komunikasi semakin pesat karna pada zaman dahulu orang berkomunikasi melalui surat dan sebagainya, sedangkan diera dewasa ini layanan komunikasi berkembang dengan pesat dan beragam alat komunikasi yang telah di ciptakan sesuai dengan tuntutan zaman sehingga dapat dengan mudah mendapatkan sebuah informasi dari satu pihak kepihaklain dengan demikian sebuah perkembangan teknologi juga berdampak pada sistem sosial yang lainnya, baik dari adat, ekonomi, politik, budaya dan terakhir berdampak terhadap aspek hukum-hukum di Indonesia seiring dengan kemajuan tersebut timbulah kebutuhan sebuah ijtihad hukum terutama di bidang hukum Islam, yang harus ditemukan dan dicari solusinya sehingga akan terciptanya keseimbangan antara kemajuan dengan nilai-nilai hukum di sini yang dimaksud adalah hukum Islam

Daftar Isi

Popular Posts

Visitors

Followers

Joint