Meskipun agama memiliki kelemahan-kelemahan, hanya agamalah yang dapat membawa manusia kepada tata-tertib yang stabil di dunia ini.
مَا تَعْبُدُوْنَ مِنْ دُوْنِهِ اِلاَّ اَسْمَاءً سَمَّيْتُمُوْهاَ اَنْتُمْ وَاَباَؤُكُمْ مَا اَنْزَلَ اللهُ بِهَا مِنْ سُلْطَانٍط اِنِ الحُكْمُ اِلاَّ للهِط اَمَرَ اَلاَّ تَعْبُدُوْا اِلاَّ اِيَّاهُط ذلِكَ الدِّيْنُ الْقَيِّمُ وَلكِنَّ اَكْثَرَ النَّاسِ لاَ يَعْلَمُوْنَ (يوسف : 40)
“Kamu tidak menyembah yang selain Allah kecuali hanya (menyembah) nama-nama yang kamu dan nenek moyangmu membuat-buatnya. Allah tidak menurunkan suatu keteranganpun tentang nama-nama itu. Keputusan itu hanyalah kepunyaan Allah. Dia telah memerintahkan agar kamu tidak menyembah selain Dia. Itulah agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui” (DEPAG RI 1982/1983: 354).
Masyarakat sekarang, telah mempraktekkan cara-cara hidup yang beragam. Sebagian dari mereka meneruskan tradisi yang telah dilakukan oleh pendahulunya. Sebagian mengikuti metodologi yang dipikirkan oleh para sufi, beberapa lagi mengajukan pencarian kebenaran sendiri sebagai ulama sementara sebagian yang lain melakukan perkiraan mereka sendiri dengan menonjolkan kemampuan intelektual mereka sebagai hujjah dalam urusan agama. (Syah Ismail Syahid, 2001 : 67-68).
Download Skripsi: "Konsep Pend.Akhlak" Lengkap

0 komentar:
Posting Komentar