Sehubungan dengan itu, terdapat ungkapan yang kerapkali muncul dikalangan para pakar hukum Islam, yaitu “al- Syari’ah al-Islamiyah shalihatun li kulli zaman wa makan (syari’at Islam pantas untuk dipedomani dalam segala waktu dan tempat)”. Ungkapan itu menjadi sebuah prinsip yang menjadi keyakinan umat Islam sepanjang masa
Dalam penulisan skripsi ini, penulis berusaha memaparkan tentang perkembangan pemikiran Sayyid Quthb dan hasil ijtihadnya serta persyaratan ijtihad yang benar. Disamping itu, penulis juga memaparkan pandangan para sarjana muslim dan orientalis dalam menyingkapi pemikiran Sayyid Quthb ini.
B. Rumusan Masalah
Untuk menjawab segala permasalahan yang muncul, seperti disebutkan diatas, maka penulis merasa perlu memberikan rumusan masalah untuk membatasi dan memperjelas bahasan selanjutnya.
Dan dari gambaran diatas, penulis mengajukan rumusan masalah untuk memfokuskan pembahasan sebagai berikut :
1. Bagaimana kredibilitas ijtihad kontemporer sebagai khazanah hukum Islam?
2. Siapakah Sayyid Quthb dan bagaimanakah pemikirannya?
3. Bagaimana pendapat para pemikir Islam dan orientalis terhadap pemikiran Sayyid Quthb?
br />
Download Skripsi: "jtihad Kontemporer " Lengkap

0 komentar:
Posting Komentar