Bismillahirrahmanirrahim | Members area : Register | Sign in

CONTEXTUAL TEACHING

Jumat, 18 Februari 2011

Share this history on :
Selama ini banyak terjadi di ruang-ruang kelas adalah; informasi atau materi tersebut diberikan kepada siswa dalam bentuk belajar penerimaan yang menyajikan informasi itu dalam bentuk final dalam hal ini, siswa hanya menghafal informasi baru itu, tanpa menghubungkannya pada konsep-konsep yang telah ada dalam struktur kognitifnya, sehingga terjadilah apa yang disebut sebagai belajar hafalan. Dengan model belajar yang selama ini, maka akan banyak dicetak siswa yang mampu menyelesaikan tugas, namun tidak paham makna yang ada di baliknya.Berdasarkan latar belakang masalah yang ada, maka dapat diidentifikasi permasalahan sebagai berikut :
1. Banyak siswa yang masih menganggap bahwa kimia adalah salah satu pelajaran yang menjadi "momok" bagi mereka, artinya kimia dalam pandangan mereka adalah pelajaran yang sulit untuk dipelajari.

2. Banyak siswa yang ketika belajar kimia menggunakan strategi belajar hafalan, sehingga mereka tidak paham makna dari apa yang dipelajari akhirnya mereka tidak cukup menikmati materi yang dipelajari.
3. Adanya fenomena terputusnya materi yang dipelajari di ruang-ruang kelas dengan kondisi yang terjadi di luar kelas.
4. Perlu adanya konstektualisasi materi kimia dengan mengembangkan pendekatan pengajaran dan pembelajaran kontekstual atau Contextual Teaching and Learning (CTL) dengan penekanan komponen konstruktivisme yang mengharuskan siswa menemukan sendiri dan mentranformasikan informasi komplek, mengecek informasi baru dengan aturan-aturan lama dan merevisikannya apabila aturan itu tidak sesuai




Download sKRIPSI: "CONTEXTUAL TEACHING" Lengkap
Thank you for visited me, Have a question ? Contact on : youremail@gmail.com.
Please leave your comment below. Thank you and hope you enjoyed...

0 komentar:

Posting Komentar

Daftar Isi

Popular Posts